BerandaInternasionalEropaPemimpin Eropa Berkumpul di...

Pemimpin Eropa Berkumpul di Paris Bahas Masa Depan Ukraina

Pemimpin Eropa Berkumpul di Paris Bahas Masa Depan Ukraina, Sementara Trump Dorong Percepatan Perdamaian dengan Rusia

Paris – Dalam upaya untuk merespons dinamika geopolitik yang semakin kompleks, sebelas pemimpin Eropa berkumpul di Paris pada Senin (tanggal) untuk membahas langkah-langkah strategis terkait invasi Rusia ke Ukraina. Pertemuan ini digelar di tengah dorongan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mendesak percepatan proses perdamaian antara Ukraina dan Rusia. Trump, yang baru-baru ini melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, mengejutkan sekutu Barat dengan usulannya untuk segera memulai negosiasi damai.

Pertemuan di Paris ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci Eropa, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, dan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk. Selain itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga turut hadir. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat posisi bersama Eropa dalam menghadapi tekanan dari AS yang mendorong percepatan proses perdamaian.

Kekhawatiran Eropa atas Peran AS dalam Proses Perdamaian

Panggilan telepon Trump kepada Putin minggu lalu telah memicu kekhawatiran di kalangan pemimpin Eropa. Trump disebutkan mengusulkan pertemuan langsung dengan Putin dalam waktu dekat, sebuah langkah yang dianggap dapat mengabaikan kepentingan Ukraina dan sekutu-sekutu Barat. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa negaranya “tidak akan pernah menerima kesepakatan yang dibuat tanpa melibatkan kami.” Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa Ukraina mungkin dipaksa untuk menandatangani kesepakatan yang merugikan.

AS telah menyatakan bahwa Eropa tidak akan memiliki kursi di meja perundingan, meskipun akan diajak berkonsultasi selama proses berlangsung. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan pemimpin Eropa, yang merasa bahwa keamanan jangka panjang mereka terkait erat dengan masa depan Ukraina. “Tidak akan ada negosiasi yang kredibel dan berhasil, tidak ada perdamaian abadi, tanpa Ukraina dan tanpa Uni Eropa,” tegas Presiden Dewan Eropa António Costa.

Upaya Eropa Memperkuat Solidaritas

Pertemuan di Paris ini dirancang sebagai langkah awal untuk menyatukan suara Eropa dalam menghadapi tekanan dari AS. Menurut sumber dari Élysée, pertemuan ini akan menjadi awal dari serangkaian diskusi yang melibatkan lebih banyak pemimpin Eropa, termasuk mereka yang tidak diundang ke Paris. Tujuannya adalah untuk menciptakan front persatuan yang kuat dalam menghadapi dinamika geopolitik yang berubah cepat.

Salah satu isu yang dibahas adalah peningkatan anggaran pertahanan dan tanggung jawab Eropa dalam mendukung Ukraina. AS telah mengirimkan kuesioner ke berbagai ibu kota Eropa untuk menanyakan kesediaan mereka memberikan jaminan keamanan kepada Ukraina dan berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian. Namun, misi semacam ini dianggap berisiko, terutama karena tidak dilindungi oleh Pasal 5 NATO tentang bantuan kolektif.

Prospek Perdamaian dan Tantangan ke Depan

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan kesediaannya untuk mengerahkan pasukan Inggris ke Ukraina guna memastikan kesepakatan damai yang potensial dihormati. Namun, langkah ini dianggap berisiko tinggi, terutama mengingat kemungkinan serangan dari Rusia. “Ini adalah momen sekali dalam satu generasi bagi keamanan nasional kita di mana kita terlibat dengan realitas dunia saat ini dan ancaman yang kita hadapi dari Rusia,” tulis Starmer dalam sebuah opini di surat kabar Telegraph.

Sementara itu, AS terus mendorong proses perdamaian dengan pendekatan “jalur ganda”: berbicara dengan Rusia di satu sisi, dan dengan Ukraina serta sekutu demokratis di sisi lain. Keith Kellogg, Utusan Khusus AS untuk Ukraina dan Rusia, menyatakan bahwa Gedung Putih beroperasi pada “waktu Trump” dan mengharapkan kesepakatan akan siap dalam hitungan hari atau minggu, bukan bulan.

Reaksi dari Kremlin dan Langkah Selanjutnya

Kremlin telah mengonfirmasi bahwa Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan menghadiri pertemuan di Riyadh, Arab Saudi, untuk membahas pemulihan hubungan AS-Rusia dan persiapan pertemuan kedua antara Trump dan Putin. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi penyelesaian konflik Ukraina.

Di sisi lain, Presiden Zelenskyy telah terbang ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk membahas bantuan kemanusiaan. UEA, yang selama ini memainkan peran mediasi antara Ukraina dan Rusia, diharapkan dapat membantu memfasilitasi dialog damai.

Pertemuan para pemimpin Eropa di Paris menandai upaya serius untuk menjaga solidaritas dan kepentingan bersama di tengah tekanan dari AS yang mendorong percepatan proses perdamaian. Meskipun belum ada pengumuman konkret yang dihasilkan dari pertemuan ini, langkah ini menunjukkan bahwa Eropa tidak ingin dikesampingkan dalam menentukan masa depan Ukraina. Dengan dinamika geopolitik yang terus berubah, kerja sama dan koordinasi antara sekutu-sekutu Barat akan menjadi kunci untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar...

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga...

- A word from our sponsors -

spot_img

Read Now

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar al-Assad membawa konsekuensi langsung bagi aktor-aktor non-negara yang selama lebih dari satu dekade mengisi kekosongan otoritas. Salah satunya adalah Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), kelompok bersenjata yang kini kehilangan pijakan politik dan militer di wilayah timur...

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real Talk”, yang akan tayang perdana pada Senin, 2 Februari pukul 22.10 waktu setempat. Episode pertama langsung menghadirkan nama besar, atlet MMA sekaligus figur televisi Choo Sung-hoon, sebagai tamu pembuka.Berbeda dari format talk show konvensional, Real Talk...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of Mystery” untuk musim kedua. Melalui pengumuman pada 29 Januari, platform streaming tersebut memastikan Season 2 akan tayang perdana pada 27 Februari, menandai kelanjutan kisah tim agen rahasia yang memecahkan kasus-kasus misterius dengan pendekatan sinematik.Serial ini digarap...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga Champions usai menuntaskan laga dramatis di markas Napoli, Kamis (29/1) dini hari WIB. The Blues membalikkan keadaan dan menang 3-2, dengan Joao Pedro tampil sebagai penentu lewat dua gol krusial di babak kedua. Kekalahan ini sekaligus...

Jokowi Dijadwalkan Beri Arahan Di Rakernas PSI Makassar, Grace Natalie Pastikan Kehadiran

Jakarta (NSM), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadwalkan kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1). Kehadiran Jokowi disebut akan dimanfaatkan untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran kader partai.Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyampaikan bahwa...

Bagaimana Ancaman Perdagangan Trump Telah Membentuk Ulang Strategi Global Eropa

Jakarta (NSM), Selama puluhan tahun, Uni Eropa bergerak dalam tatanan internasional yang relatif stabil, ditopang hubungan ekonomi dan keamanan yang erat dengan Amerika Serikat. Pola itu membentuk cara Brussel membaca risiko global dan menyusun kebijakan dagang, dengan asumsi bahwa kemitraan transatlantik akan tetap menjadi jangkar utama.Asumsi tersebut...

ESDM Kaji Usulan Pembatasan Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung Per KK

Jakarta (NSM) — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi usulan Pertamina Patra Niaga terkait pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram (kg) maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK). Pemerintah menegaskan, usulan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan final.Wakil Menteri...

Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Hanung Triyono, mengungkapkan, kegiatan operasional SPPG Purwosari di Kabupaten Demak telah dihentikan sementara. Hal itu merespons kasus dugaan keracunan puluhan siswa di SMAN 2 Kudus.Hanung mengatakan, pada Kamis (29/1/2026), pihak SPPG Purwosari menerima laporan dari...

Hamas Tolak Pelucutan Senjata Gaza, Sebut Keputusan Nasional Selama Pendudukan Berlanjut

Jakarta (NSM), Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Suhail al-Hindi, menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menegaskan niat Israel untuk melucuti senjata Hamas di Jalur Gaza, baik melalui cara yang mudah maupun sulit. Menurut al-Hindi, isu senjata tidak dapat dipisahkan dari kondisi pendudukan yang...

Purbaya Gandeng Menko Polkam Perkuat Penegakan Pajak, Rokok Ilegal Jadi Target Awal

Jakarta (NSM), Pemerintah menyiapkan langkah lintas sektor untuk memperkuat penegakan hukum di bidang penerimaan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kerja sama dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago akan segera dijalankan guna mengatasi berbagai hambatan dalam pemeriksaan pajak di lapangan. Menurut Purbaya, koordinasi tersebut...

PSI Akui Belum Lolos Pemilu, Bidik Konsolidasi Dan Figur Baru Jelang Rakernas

Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali secara terbuka mengakui bahwa partainya masih berada dalam posisi minor di peta politik nasional. Hingga saat ini, PSI belum berhasil lolos sebagai peserta pemilu tetap, setelah dua kali gagal menembus ambang batas yang ditetapkan. Pengakuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja...

Mentan Dorong Alih Tanam Di Lereng Curam Untuk Tekan Risiko Longsor

Jakarta (NSM), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lahan pertanian dengan tingkat kemiringan lebih dari 45 derajat tidak lagi layak digunakan untuk budidaya sayuran. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko erosi dan longsor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. Pemerintah karena itu mendorong penataan ulang pola tanam...