BerandaInternasionalGaza Dalam Kepungan Kelaparan:...

Gaza Dalam Kepungan Kelaparan: Dua Juta Jiwa Terancam Di Tengah Kebisuan Dunia

Suara Ratapan dari Reruntuhan: Gaza Menuju Ambang Kehancuran

Di antara puing-puing rumah yang hancur dan debu yang mengaburkan matahari, rintihan anak-anak kelaparan terdengar menyayat hati. Gaza kini bukan hanya menghadapi serangan udara, tetapi juga ancaman kelaparan mematikan yang perlahan mencabut harapan hidup dua juta warganya.

Setiap sudut kota memperlihatkan adegan memilukan: pasar kosong, ibu-ibu menangis di depan tenda, dan anak-anak mengais remah-remah roti yang tak lagi ada.


Apa yang Sebenarnya Terjadi di Gaza?

Sejak awal tahun 2025, Gaza hidup dalam pengepungan penuh. Israel menutup semua jalur bantuan, memperparah situasi kemanusiaan yang sudah rapuh akibat perang selama 18 bulan terakhir.

Blokade ini memutus suplai makanan, air bersih, dan obat-obatan. Sistem kesehatan runtuh, dan organisasi bantuan internasional pun mengaku kehabisan persediaan.

“Tanpa gencatan senjata dan akses kemanusiaan, lebih banyak nyawa akan hilang,” tegas Cindy McCain, Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB.


Siapa yang Menjadi Korban Utama

Anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi kelompok paling rentan. Mereka kini terjebak tanpa makanan, tanpa air bersih, dan tanpa tempat berlindung yang layak.

Salma al-Bitar, seorang ibu tiga anak, mengatakan dengan mata berkaca-kaca, “Kami bukan hanya kelaparan, kami sedang mati perlahan.”

Kelompok relawan dan aktivis lokal menyebutkan bahwa banyak keluarga kini hanya mengandalkan air kotor untuk bertahan hidup.


Bagaimana Situasi Ini Memburuk?

Blokade total dimulai dua bulan lalu, namun kelumpuhan sistem pangan terjadi jauh lebih cepat.

Dalam beberapa minggu saja, pasar kehabisan stok. Dapur umum yang tersisa kini hanya bisa membagikan satu potong roti untuk beberapa keluarga.

“Awalnya kami pikir ini akan berlalu cepat. Tapi setiap hari yang kami lalui, kami kehilangan lebih banyak orang,” kata Yusuf Abu Zuraik, seorang guru sekolah di Gaza.


Titik Krisis Terparah

Wilayah utara Gaza, termasuk kamp pengungsi Jabaliya, menjadi pusat penderitaan.

Tenda-tenda pengungsi tidak mampu melindungi dari panas terik siang dan dingin malam. Banyak anak-anak terpaksa tidur di atas tanah berbatu, tanpa makanan atau air.

Bau menyengat dari mayat-mayat yang belum dikubur memperparah suasana muram yang menyelimuti Gaza.


Dunia Membisu

Banyak warga Gaza merasa bahwa dunia telah menutup mata terhadap penderitaan mereka.

Khaled Safi, jurnalis lokal, menulis dengan nada getir, “Ini bukan hanya kejahatan perang, ini penghinaan terhadap semua nilai kemanusiaan.”

Kebisuan internasional dan ketidakberdayaan dunia Arab dinilai memperparah krisis, membiarkan Gaza terperosok lebih dalam ke dalam jurang kematian.


Bagaimana Harapan Bisa Tumbuh di Tengah Kegelapan?

Organisasi bantuan seperti WFP dan UNICEF sudah menyiapkan pasokan darurat. Namun, tanpa jalur kemanusiaan terbuka, bantuan tersebut tidak pernah mencapai mereka yang membutuhkan.

“Mereka butuh makanan, air, dan perlindungan sekarang, bukan besok,” tegas McCain dalam pernyataannya.

Meski demikian, semangat solidaritas di antara warga Gaza tetap menyala. Mereka saling berbagi remah terakhir yang mereka miliki, menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menghadapi tragedi.


Gaza Memanggil Dunia

Gaza saat ini berada di ujung tanduk, menghadapi ancaman kelaparan massal di bawah bayang-bayang blokade tanpa akhir.

Dengan lebih dari dua juta jiwa yang terancam, dunia dihadapkan pada pilihan: membiarkan tragedi ini berlanjut atau bertindak untuk menghentikannya.

Gaza bukan sekadar berita. Gaza adalah panggilan nurani untuk seluruh umat manusia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

More from Author

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar...

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga...

- A word from our sponsors -

spot_img

Read Now

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar al-Assad membawa konsekuensi langsung bagi aktor-aktor non-negara yang selama lebih dari satu dekade mengisi kekosongan otoritas. Salah satunya adalah Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), kelompok bersenjata yang kini kehilangan pijakan politik dan militer di wilayah timur...

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real Talk”, yang akan tayang perdana pada Senin, 2 Februari pukul 22.10 waktu setempat. Episode pertama langsung menghadirkan nama besar, atlet MMA sekaligus figur televisi Choo Sung-hoon, sebagai tamu pembuka.Berbeda dari format talk show konvensional, Real Talk...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of Mystery” untuk musim kedua. Melalui pengumuman pada 29 Januari, platform streaming tersebut memastikan Season 2 akan tayang perdana pada 27 Februari, menandai kelanjutan kisah tim agen rahasia yang memecahkan kasus-kasus misterius dengan pendekatan sinematik.Serial ini digarap...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga Champions usai menuntaskan laga dramatis di markas Napoli, Kamis (29/1) dini hari WIB. The Blues membalikkan keadaan dan menang 3-2, dengan Joao Pedro tampil sebagai penentu lewat dua gol krusial di babak kedua. Kekalahan ini sekaligus...

Jokowi Dijadwalkan Beri Arahan Di Rakernas PSI Makassar, Grace Natalie Pastikan Kehadiran

Jakarta (NSM), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadwalkan kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1). Kehadiran Jokowi disebut akan dimanfaatkan untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran kader partai.Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyampaikan bahwa...

Bagaimana Ancaman Perdagangan Trump Telah Membentuk Ulang Strategi Global Eropa

Jakarta (NSM), Selama puluhan tahun, Uni Eropa bergerak dalam tatanan internasional yang relatif stabil, ditopang hubungan ekonomi dan keamanan yang erat dengan Amerika Serikat. Pola itu membentuk cara Brussel membaca risiko global dan menyusun kebijakan dagang, dengan asumsi bahwa kemitraan transatlantik akan tetap menjadi jangkar utama.Asumsi tersebut...

ESDM Kaji Usulan Pembatasan Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung Per KK

Jakarta (NSM) — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi usulan Pertamina Patra Niaga terkait pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram (kg) maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK). Pemerintah menegaskan, usulan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan final.Wakil Menteri...

Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Hanung Triyono, mengungkapkan, kegiatan operasional SPPG Purwosari di Kabupaten Demak telah dihentikan sementara. Hal itu merespons kasus dugaan keracunan puluhan siswa di SMAN 2 Kudus.Hanung mengatakan, pada Kamis (29/1/2026), pihak SPPG Purwosari menerima laporan dari...

Hamas Tolak Pelucutan Senjata Gaza, Sebut Keputusan Nasional Selama Pendudukan Berlanjut

Jakarta (NSM), Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Suhail al-Hindi, menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menegaskan niat Israel untuk melucuti senjata Hamas di Jalur Gaza, baik melalui cara yang mudah maupun sulit. Menurut al-Hindi, isu senjata tidak dapat dipisahkan dari kondisi pendudukan yang...

Purbaya Gandeng Menko Polkam Perkuat Penegakan Pajak, Rokok Ilegal Jadi Target Awal

Jakarta (NSM), Pemerintah menyiapkan langkah lintas sektor untuk memperkuat penegakan hukum di bidang penerimaan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kerja sama dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago akan segera dijalankan guna mengatasi berbagai hambatan dalam pemeriksaan pajak di lapangan. Menurut Purbaya, koordinasi tersebut...

PSI Akui Belum Lolos Pemilu, Bidik Konsolidasi Dan Figur Baru Jelang Rakernas

Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali secara terbuka mengakui bahwa partainya masih berada dalam posisi minor di peta politik nasional. Hingga saat ini, PSI belum berhasil lolos sebagai peserta pemilu tetap, setelah dua kali gagal menembus ambang batas yang ditetapkan. Pengakuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja...

Mentan Dorong Alih Tanam Di Lereng Curam Untuk Tekan Risiko Longsor

Jakarta (NSM), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lahan pertanian dengan tingkat kemiringan lebih dari 45 derajat tidak lagi layak digunakan untuk budidaya sayuran. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko erosi dan longsor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. Pemerintah karena itu mendorong penataan ulang pola tanam...