BerandaInternasionalEropaKalah Gugatan, Pangeran Harry...

Kalah Gugatan, Pangeran Harry Ingin Damai Dengan Keluarga Kerajaan Inggris

Pangeran Harry, Duke of Sussex.(AFP/ Don Mackinnon)

London – Di tengah sorotan publik dunia, Pangeran Harry, Duke of Sussex, menyatakan keinginannya untuk memaafkan dan berdamai dengan keluarga Kerajaan Inggris. Pernyataan ini muncul setelah pengadilan di Inggris, pada Jumat (2/5) waktu setempat, memutuskan Harry kalah dalam gugatan hukum terkait hak keamanan pribadinya dan keluarganya di Inggris.

Keputusan pengadilan itu menandai babak baru dalam perjalanan panjang hubungan Harry dengan keluarga Kerajaan. Suasana di luar gedung pengadilan London hari itu tampak penuh dengan wartawan, fotografer, dan penggemar kerajaan yang berharap melihat langsung sosok sang pangeran. Beberapa pengunjung terlihat menghela napas kecewa mendengar hasil sidang, sementara lainnya berdiskusi hangat tentang putusan yang dianggap kontroversial.

Gugatan Harry Ditolak, Perlindungan Keamanan Tetap Dikurangi

Perseteruan hukum ini bermula sejak tahun 2020, ketika Harry dan istrinya, Meghan Markle, Duchess of Sussex, resmi mengundurkan diri dari status sebagai anggota senior keluarga kerajaan yang aktif. Akibat keputusan itu, Pemerintah Inggris mengurangi tingkat perlindungan keamanan mereka, yang sebelumnya dibiayai dari pajak publik.

Harry, yang kini menetap di Amerika Serikat bersama Meghan dan kedua anak mereka, mengajukan gugatan untuk menentang keputusan tersebut. Namun, upaya hukum itu berujung pada kekalahan. Hakim memutuskan bahwa pengurangan perlindungan adalah sah sesuai kebijakan yang berlaku.

Dalam wawancara eksklusif dengan BBC, dikutip oleh Media Indonesia, Harry mengungkapkan rasa kecewanya, tetapi juga menunjukkan sikap legowo. “Saya tidak dapat melihat dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris pada saat ini. Ada begitu banyak perselisihan antara saya dan beberapa keluarga saya, tetapi sekarang saya telah memaafkan mereka,” ujar pria berusia 40 tahun itu.

“Saya ingin sekali berdamai dengan keluarga saya. Tidak ada gunanya terus bertengkar lagi, hidup itu terlalu berharga,” tambah Harry dengan nada tulus.

Tidak Minta Campur Tangan Raja Charles III

Meski memiliki hubungan yang sempat memburuk dengan sang ayah, Raja Charles III, Harry menegaskan ia tidak pernah meminta Raja untuk turun tangan dalam persoalan ini. “Saya tidak pernah memintanya untuk campur tangan. Saya memintanya untuk tidak terlibat dan membiarkan para ahli melakukan pekerjaan mereka,” kata Harry, menjawab spekulasi yang selama ini berkembang di media.

Raja Charles III sendiri diketahui masih menjalani pengobatan setelah mengumumkan diagnosis kanker pada tahun lalu. Ketegangan antara ayah dan anak ini pun menjadi perhatian publik, terutama karena Harry mengakui bahwa komunikasi mereka sempat terputus sejak gugatan itu diajukan.

Merasa Ada yang Ingin Mencelakainya

Di balik keputusan pengadilan, Harry mengaku merasa sangat terpukul. Lebih dari itu, ia menduga ada pihak-pihak yang bersuka cita atas kekalahannya. “Saya yakin ada beberapa orang di luar sana, mungkin kemungkinan besar adalah orang-orang yang menginginkan saya celaka, yang menganggap ini sebagai kemenangan besar,” tuturnya, dengan nada getir.

Keputusan untuk menghapus hak keamanan itu, menurut Harry, bukan hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga pada Meghan dan kedua anak mereka, Archie dan Lilibet. Harry mengungkapkan bahwa ia hanya merasa aman kembali ke Inggris jika hadir dalam acara resmi undangan kerajaan, yang secara otomatis menjamin perlindungan keamanan.

“Saya pikir sangat menyedihkan saya tidak dapat menunjukkan Tanah Air saya kepada anak-anak saya,” ungkapnya dengan nada pilu. Meski demikian, ia menegaskan bahwa cintanya pada Inggris tidak pernah luntur, meski hubungannya dengan istana sedang renggang.

Tidak Akan Ajukan Banding, Fokus ke Depan

Harry juga memastikan bahwa ia tidak akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan ini. “Saya menerima hasilnya. Keputusan ini membuktikan tidak ada cara untuk memenangkan hak keamanan melalui jalur hukum,” katanya.

Keputusan untuk berhenti berjuang lewat pengadilan dianggap banyak pihak sebagai langkah bijak. Sejumlah analis kerajaan menilai, ini membuka peluang Harry untuk memperbaiki hubungan dengan keluarganya tanpa dibayangi konflik hukum yang berlarut-larut.

Sementara itu, suasana di kalangan pendukung kerajaan Inggris bercampur antara lega dan kecewa. Beberapa warga yang ditemui di luar Istana Buckingham mengaku berharap Harry suatu saat bisa kembali ke Inggris dengan damai. “Dia tetap bagian dari keluarga. Kita semua ingin melihat mereka bersatu lagi,” kata Elizabeth Carter, seorang pensiunan yang mengaku mengikuti kisah Harry sejak kecil.

Jalan Menuju Rekonsiliasi Masih Panjang

Meski telah menyatakan keinginannya untuk berdamai, jalan rekonsiliasi Pangeran Harry dengan keluarga Kerajaan Inggris diperkirakan tidak akan mudah. Analis kerajaan menilai, butuh waktu dan komunikasi intensif untuk memperbaiki hubungan yang renggang sejak keputusan “Megxit” empat tahun lalu.

Namun, pernyataan Harry kali ini memberi harapan baru. Sebuah langkah kecil yang mungkin menjadi awal bagi lembaran baru hubungan keluarga yang selama ini diwarnai jarak dan kesalahpahaman.

Dalam suasana kerajaan yang masih dirundung tantangan kesehatan Raja Charles III dan dinamika internal lainnya, publik dunia menanti apakah keinginan Harry untuk memaafkan dan berdamai akan disambut oleh keluarganya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

More from Author

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar...

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga...

- A word from our sponsors -

spot_img

Read Now

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar al-Assad membawa konsekuensi langsung bagi aktor-aktor non-negara yang selama lebih dari satu dekade mengisi kekosongan otoritas. Salah satunya adalah Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), kelompok bersenjata yang kini kehilangan pijakan politik dan militer di wilayah timur...

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real Talk”, yang akan tayang perdana pada Senin, 2 Februari pukul 22.10 waktu setempat. Episode pertama langsung menghadirkan nama besar, atlet MMA sekaligus figur televisi Choo Sung-hoon, sebagai tamu pembuka.Berbeda dari format talk show konvensional, Real Talk...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of Mystery” untuk musim kedua. Melalui pengumuman pada 29 Januari, platform streaming tersebut memastikan Season 2 akan tayang perdana pada 27 Februari, menandai kelanjutan kisah tim agen rahasia yang memecahkan kasus-kasus misterius dengan pendekatan sinematik.Serial ini digarap...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga Champions usai menuntaskan laga dramatis di markas Napoli, Kamis (29/1) dini hari WIB. The Blues membalikkan keadaan dan menang 3-2, dengan Joao Pedro tampil sebagai penentu lewat dua gol krusial di babak kedua. Kekalahan ini sekaligus...

Jokowi Dijadwalkan Beri Arahan Di Rakernas PSI Makassar, Grace Natalie Pastikan Kehadiran

Jakarta (NSM), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadwalkan kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1). Kehadiran Jokowi disebut akan dimanfaatkan untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran kader partai.Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyampaikan bahwa...

Bagaimana Ancaman Perdagangan Trump Telah Membentuk Ulang Strategi Global Eropa

Jakarta (NSM), Selama puluhan tahun, Uni Eropa bergerak dalam tatanan internasional yang relatif stabil, ditopang hubungan ekonomi dan keamanan yang erat dengan Amerika Serikat. Pola itu membentuk cara Brussel membaca risiko global dan menyusun kebijakan dagang, dengan asumsi bahwa kemitraan transatlantik akan tetap menjadi jangkar utama.Asumsi tersebut...

ESDM Kaji Usulan Pembatasan Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung Per KK

Jakarta (NSM) — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi usulan Pertamina Patra Niaga terkait pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram (kg) maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK). Pemerintah menegaskan, usulan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan final.Wakil Menteri...

Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Hanung Triyono, mengungkapkan, kegiatan operasional SPPG Purwosari di Kabupaten Demak telah dihentikan sementara. Hal itu merespons kasus dugaan keracunan puluhan siswa di SMAN 2 Kudus.Hanung mengatakan, pada Kamis (29/1/2026), pihak SPPG Purwosari menerima laporan dari...

Hamas Tolak Pelucutan Senjata Gaza, Sebut Keputusan Nasional Selama Pendudukan Berlanjut

Jakarta (NSM), Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Suhail al-Hindi, menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menegaskan niat Israel untuk melucuti senjata Hamas di Jalur Gaza, baik melalui cara yang mudah maupun sulit. Menurut al-Hindi, isu senjata tidak dapat dipisahkan dari kondisi pendudukan yang...

Purbaya Gandeng Menko Polkam Perkuat Penegakan Pajak, Rokok Ilegal Jadi Target Awal

Jakarta (NSM), Pemerintah menyiapkan langkah lintas sektor untuk memperkuat penegakan hukum di bidang penerimaan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kerja sama dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago akan segera dijalankan guna mengatasi berbagai hambatan dalam pemeriksaan pajak di lapangan. Menurut Purbaya, koordinasi tersebut...

PSI Akui Belum Lolos Pemilu, Bidik Konsolidasi Dan Figur Baru Jelang Rakernas

Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali secara terbuka mengakui bahwa partainya masih berada dalam posisi minor di peta politik nasional. Hingga saat ini, PSI belum berhasil lolos sebagai peserta pemilu tetap, setelah dua kali gagal menembus ambang batas yang ditetapkan. Pengakuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja...

Mentan Dorong Alih Tanam Di Lereng Curam Untuk Tekan Risiko Longsor

Jakarta (NSM), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lahan pertanian dengan tingkat kemiringan lebih dari 45 derajat tidak lagi layak digunakan untuk budidaya sayuran. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko erosi dan longsor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. Pemerintah karena itu mendorong penataan ulang pola tanam...