Jakarta (NSM), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadwalkan kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1). Kehadiran Jokowi disebut akan dimanfaatkan untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran kader partai.
Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyampaikan bahwa agenda tersebut telah masuk dalam rangkaian resmi Rakernas. Ia memastikan kehadiran Jokowi pada hari kedua kegiatan, setelah pembukaan yang berlangsung pada Kamis (29/1).
“Insyaallah hadir besok,” ujar Grace Natalie kepada wartawan usai acara pembukaan.
Dalam keterangannya, Grace juga menyinggung dinamika internal partai yang belakangan diwarnai bergabungnya sejumlah tokoh politik nasional maupun daerah. Salah satu nama yang disebut adalah Rusdi Masse, figur politik asal Sulawesi Selatan yang memiliki basis pengaruh kuat di wilayah tersebut. Menurut Grace, kehadiran tokoh-tokoh ini menjadi sinyal konsolidasi PSI menjelang agenda politik nasional ke depan.
“Tadi sudah lihat sendiri, tokoh-tokohnya hadir. Dampaknya tentu akan terasa,” kata dia.
Rakernas PSI di Makassar menjadi forum penting bagi partai berlambang gajah itu untuk merumuskan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat struktur internal. Dalam konteks politik nasional, agenda ini juga dibaca sebagai upaya PSI menegaskan posisinya di tengah konstelasi kekuatan partai-partai pasca-pemilu.
Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas sempat menyinggung absennya Ketua Dewan Pembina PSI. Di hadapan peserta, Kaesang menyampaikan penghormatan kepada jajaran Dewan Pembina, sembari mempertanyakan ketidakhadiran ketuanya pada hari pertama kegiatan.
“Yang saya hormati Sekretaris Dewan Pembina PSI Ibu Grace Natalie beserta seluruh jajarannya, tanpa ada ketuanya. Ketuanya di mana? Belum datang? Oh, ya sudah. Insyaallah besok datang,” ujar Kaesang, disambut respons peserta.
Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa kehadiran Jokowi telah diperhitungkan sebagai bagian penting dari Rakernas. Dalam tradisi politik nasional, kehadiran tokoh negara dalam forum partai kerap dimaknai sebagai momentum konsolidasi dan penegasan arah komunikasi politik.
Hingga pembukaan Rakernas, PSI belum merinci materi arahan yang akan disampaikan Jokowi. Namun, agenda tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu sorotan utama, mengingat posisi Jokowi sebagai figur sentral dalam dinamika politik nasional beberapa tahun terakhir.