BerandaInternasionalSuriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya...

Suriah Pascaruntuhnya Assad: Berakhirnya Ambisi Separatis YPG

Jakarta (NSM) — Perubahan peta kekuasaan di Suriah pascaberakhirnya pemerintahan Bashar al-Assad membawa konsekuensi langsung bagi aktor-aktor non-negara yang selama lebih dari satu dekade mengisi kekosongan otoritas. Salah satunya adalah Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), kelompok bersenjata yang kini kehilangan pijakan politik dan militer di wilayah timur laut Suriah.

Sejak konflik pecah pada 2011, YPG kerap mengalihkan orientasi politik dan militernya mengikuti arus dukungan eksternal. Loyalitas kelompok ini tercatat berpindah dari Damaskus ke Teheran, lalu Moskow, sebelum akhirnya menggantungkan diri pada Amerika Serikat, Uni Eropa, dan dalam fase terakhir berharap pada Israel. Namun, sepanjang periode tersebut, YPG tidak pernah sepenuhnya mampu mempertahankan wilayahnya tanpa dukungan senjata, pendanaan, dan perlindungan udara dari pihak luar.

Di lapangan, runtuhnya kendali YPG justru disambut terbuka di sejumlah kota yang sebelumnya berada di bawah administrasinya, seperti Tabqa dan Raqqa. Warga setempat menilai pemerintahan de facto YPG selama ini berjalan represif dan tertutup. Gambaran heroik yang kerap dilekatkan pada YPG dan afiliasinya dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) oleh sebagian media Barat tidak sepenuhnya sejalan dengan pengalaman masyarakat lokal.

Dalam beberapa hari terakhir sebelum kekalahannya, YPG dilaporkan melakukan serangkaian tindakan yang menuai kecaman, mulai dari penggunaan pelaku bom bunuh diri berusia muda, serangan ke infrastruktur sipil, penghancuran jembatan strategis, hingga pembebasan tahanan kelompok Islamic State dari fasilitas penahanan. Sejumlah penjara yang sebelumnya dikelola YPG bahkan dibandingkan oleh pengamat independen dengan fasilitas penahanan era Assad, setelah akses jurnalis ke lokasi-lokasi tersebut dibuka.

Situasi ini diperparah oleh dinamika politik yang tidak konsisten. Upaya integrasi YPG ke dalam struktur negara Suriah sempat difasilitasi melalui serangkaian kesepakatan yang melibatkan Damaskus dengan dukungan Amerika Serikat, Prancis, dan Turki. Namun, kesepakatan tersebut berulang kali tertunda atau dibatalkan sepihak oleh pimpinan YPG, yang dinilai enggan melepaskan agenda otonomi bersenjata.

Seorang pejabat pemerintahan Suriah menyatakan, “Integrasi hanya mungkin terjadi jika semua pihak mengakui kedaulatan negara dan meninggalkan proyek separatis.” Pernyataan ini mencerminkan sikap Damaskus yang semakin tegas setelah memperoleh kembali keunggulan militer.

Di internal YPG sendiri, terdapat dua faktor utama yang mendorong kebuntuan tersebut. Pertama, pengaruh faksi garis keras PKK dalam struktur komando yang memandang kompromi dengan negara Suriah sebagai pengkhianatan terhadap tujuan separatis. Kedua, kalkulasi keliru bahwa intervensi Amerika Serikat atau Israel akan terjadi di menit-menit akhir untuk membendung operasi militer pemerintah.

Harapan tersebut tidak terwujud. Pertemuan di Erbil pada 17 Januari antara utusan Amerika Serikat, Tom Barrack, dan komandan YPG Mazloum Abdi menjadi titik balik. Dalam pertemuan itu, Barrack disebut menyampaikan kritik atas keterlambatan integrasi dan upaya menyeret Israel ke dalam konflik. Pesan Washington dinilai jelas: dukungan Amerika bersifat terbatas dan tidak akan mengorbankan kepentingan strategisnya demi agenda separatis YPG.

Pemerintah Suriah, di sisi lain, berupaya memisahkan isu etnis Kurdi dari keberadaan YPG sebagai kelompok bersenjata. Presiden Ahmed al-Sharaa mengeluarkan dekret yang mengakui hak kewarganegaraan Kurdi serta menetapkan bahasa Kurdi sebagai salah satu bahasa nasional. Langkah ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa konflik yang terjadi bersifat politik-keamanan, bukan etnis.

Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah aktor regional. Turki menyambut baik gencatan senjata, sementara Pemerintah Daerah Kurdistan Irak—yang sebelumnya memiliki hubungan dengan YPG—menyatakan dukungan terhadap kesepakatan integrasi. Dukungan terhadap keutuhan wilayah Suriah juga ditegaskan oleh komunitas internasional, termasuk Amerika Serikat.

Melalui unggahan di platform X, Tom Barrack menulis bahwa “fungsi awal YPG telah berakhir” dan Washington mendukung persatuan nasional Suriah. Pernyataan ini memperkuat sinyal bahwa ruang gerak YPG di tingkat internasional semakin menyempit.

Kekalahan YPG mencerminkan kesalahan strategis yang mendasar: melebih-lebihkan komitmen dukungan asing dan meremehkan konsolidasi negara Suriah. Dengan kembali dikuasainya wilayah-wilayah ekonomi vital dan jalur perbatasan, pemerintah Suriah kini menghadapi tantangan baru berupa integrasi pascakonflik dan rekonstruksi nasional.

Perkembangan ini juga menjadi preseden bagi kelompok-kelompok separatis lain di Suriah, termasuk faksi pro-Assad yang terisolasi di wilayah barat dan kelompok bersenjata kecil di selatan. Pesan yang disampaikan Damaskus tegas: legitimasi internal tidak dapat dibangun di atas ketergantungan eksternal.

Namun demikian, stabilitas Suriah ke depan tidak sepenuhnya bebas dari ancaman. Jika kesepakatan terbaru di Hasakah bertahan, perhatian akan bergeser pada faktor eksternal, khususnya kehadiran militer Israel yang masih menguasai sebagian wilayah Suriah. Seorang pejabat keamanan regional menilai kecil kemungkinan Tel Aviv mengambil risiko konfrontasi terbuka dengan Turki atau merusak aliansinya dengan Amerika Serikat demi YPG yang telah dikalahkan.

Pertanyaan strategisnya kini bergeser: bagaimana Israel akan menyesuaikan langkahnya setelah kehilangan salah satu instrumen pengaruh di Suriah. Selama pendudukan wilayah masih berlangsung, isu ini diperkirakan akan tetap menjadi tantangan utama bagi pemerintahan baru di Damaskus.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

More from Author

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga...

Jokowi Dijadwalkan Beri Arahan Di Rakernas PSI Makassar, Grace Natalie Pastikan Kehadiran

Jakarta (NSM), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadwalkan kehadiran Presiden ke-7 Republik...

- A word from our sponsors -

spot_img

Read Now

“Real Talk” Siap Tayang Di SBS, Choo Sung-hoon Curhat Santai Soal Rumah Tangga

Jakarta (NSM), SBS bersiap meluncurkan program talk show terbarunya bertajuk “Real Talk”, yang akan tayang perdana pada Senin, 2 Februari pukul 22.10 waktu setempat. Episode pertama langsung menghadirkan nama besar, atlet MMA sekaligus figur televisi Choo Sung-hoon, sebagai tamu pembuka.Berbeda dari format talk show konvensional, Real Talk...

“Agents Of Mystery” Season 2 Tayang Februari, Netflix Janjikan Petualangan Lebih Besar Dan Menegangkan

Jakarta (NSM), Netflix resmi mengumumkan kembalinya serial petualangan unscripted “Agents of Mystery” untuk musim kedua. Melalui pengumuman pada 29 Januari, platform streaming tersebut memastikan Season 2 akan tayang perdana pada 27 Februari, menandai kelanjutan kisah tim agen rahasia yang memecahkan kasus-kasus misterius dengan pendekatan sinematik.Serial ini digarap...

Dramatis Di Markas Napoli, Dua Gol Joao Pedro Pastikan Tiket 16 Besar Untuk Chelsea

Jakarta (NSM), Chelsea memastikan langkah otomatis ke babak 16 besar Liga Champions usai menuntaskan laga dramatis di markas Napoli, Kamis (29/1) dini hari WIB. The Blues membalikkan keadaan dan menang 3-2, dengan Joao Pedro tampil sebagai penentu lewat dua gol krusial di babak kedua. Kekalahan ini sekaligus...

Jokowi Dijadwalkan Beri Arahan Di Rakernas PSI Makassar, Grace Natalie Pastikan Kehadiran

Jakarta (NSM), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadwalkan kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1). Kehadiran Jokowi disebut akan dimanfaatkan untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran kader partai.Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyampaikan bahwa...

Bagaimana Ancaman Perdagangan Trump Telah Membentuk Ulang Strategi Global Eropa

Jakarta (NSM), Selama puluhan tahun, Uni Eropa bergerak dalam tatanan internasional yang relatif stabil, ditopang hubungan ekonomi dan keamanan yang erat dengan Amerika Serikat. Pola itu membentuk cara Brussel membaca risiko global dan menyusun kebijakan dagang, dengan asumsi bahwa kemitraan transatlantik akan tetap menjadi jangkar utama.Asumsi tersebut...

ESDM Kaji Usulan Pembatasan Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung Per KK

Jakarta (NSM) — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi usulan Pertamina Patra Niaga terkait pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram (kg) maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK). Pemerintah menegaskan, usulan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan final.Wakil Menteri...

Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Hanung Triyono, mengungkapkan, kegiatan operasional SPPG Purwosari di Kabupaten Demak telah dihentikan sementara. Hal itu merespons kasus dugaan keracunan puluhan siswa di SMAN 2 Kudus.Hanung mengatakan, pada Kamis (29/1/2026), pihak SPPG Purwosari menerima laporan dari...

Hamas Tolak Pelucutan Senjata Gaza, Sebut Keputusan Nasional Selama Pendudukan Berlanjut

Jakarta (NSM), Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Suhail al-Hindi, menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menegaskan niat Israel untuk melucuti senjata Hamas di Jalur Gaza, baik melalui cara yang mudah maupun sulit. Menurut al-Hindi, isu senjata tidak dapat dipisahkan dari kondisi pendudukan yang...

Purbaya Gandeng Menko Polkam Perkuat Penegakan Pajak, Rokok Ilegal Jadi Target Awal

Jakarta (NSM), Pemerintah menyiapkan langkah lintas sektor untuk memperkuat penegakan hukum di bidang penerimaan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kerja sama dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago akan segera dijalankan guna mengatasi berbagai hambatan dalam pemeriksaan pajak di lapangan. Menurut Purbaya, koordinasi tersebut...

PSI Akui Belum Lolos Pemilu, Bidik Konsolidasi Dan Figur Baru Jelang Rakernas

Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali secara terbuka mengakui bahwa partainya masih berada dalam posisi minor di peta politik nasional. Hingga saat ini, PSI belum berhasil lolos sebagai peserta pemilu tetap, setelah dua kali gagal menembus ambang batas yang ditetapkan. Pengakuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja...

Mentan Dorong Alih Tanam Di Lereng Curam Untuk Tekan Risiko Longsor

Jakarta (NSM), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lahan pertanian dengan tingkat kemiringan lebih dari 45 derajat tidak lagi layak digunakan untuk budidaya sayuran. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko erosi dan longsor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. Pemerintah karena itu mendorong penataan ulang pola tanam...

IHSG Anjlok 7,35 Persen, Menjauh Dari Target Optimistis Awal 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menjauh dari area psikologis 9.000 pada perdagangan Rabu (28/1/2026). Padahal, pada awal tahun sempat berkembang optimisme bahwa pasar saham domestik berpeluang menembus level yang lebih tinggi, bahkan mendekati 10.000. Data perdagangan menunjukkan IHSG ditutup melemah 7,35 persen ke posisi 8.320,55. Tekanan jual...